Selasa, 31 Mei 2016

Sejarah Petis


Petis adalah salah satu masakan Indonesia yang dibuat dari produk olahan kupang dan udang yang ditemukan di daerah pesisir utara jawa dan dikategorikan sebagai saus atau bumbu yang disantap sebagai pelengkap dengan makanan lain.

Bentuknya menurut saya cukup unik yaitu berwarna gelap cokelat kehitaman dengan bau yang khas serta rasanya yang merupakan perpaduan antara manis dengan campuran olahan hasil laut seperti udang,ikan atau kupang.

Konon, awal terciptanya petis ini adalah ketidaksengajaan akibat kondisi terdesak para nelayan yang bingung menangani kelebihan ikan dan udang tangkapannya. Kemudian muncullah ide untuk merebus hasil tangkapannya itu biar lebih awet. Dari proses ini ternyata menghasilkan produk sampingan berupa limbah air bekas rebusan. Kemudian air sisa rebusan itu diberi bumbu oleh para istri nelayan, dari situlah awalnya petis muncul.

Persebaran petis yang ada di Indonesia didominasi di daerah pesisir utara Jawa diantaranya Cirebon dan Gresik yang membuat Petis dengan bahan dasar udang, Boyolali dengan Petis Sapi andalannya, Madura dengan petis ikan tuna dan petis lorjuk serta Sidoarjo dengan petis berbahan dasar kupang.

Kota Gresik dan Sidoarjo yang populer sebagai Kota Petis dan jangkauan distribusinya sudah luas menjadikan bumbu berwujud pasta (semibasah) berwarna kehitaman ini sebagai buah tangan khas.
“Warnanya bisa hitam karena dicampur dengan gula aren. Jadi, bukan warna asli petis,” terang Supirwan, pembuat petis yang lain.

Dari segi ketahanan dan kualitas, petis cere lebih baik ketimbang petis hitam. Petis hitam ini sering dijumpai sebagai teman makan gorengan.

“Bila disimpan di lemari es bisa bertahan sampai tiga bulan,” ujar Ibu Sila.

Petis biasa dipakai sebagai penyedap pada beberapa makanan seperti rujak (cingur, gobet, manis), kupang lontong ,semanggi, lontong balap, tahu campur, tahu tek, atau campor.

Namun sesungguhnya petis tak sekadar penyedap belaka. Proses ekstraksi dari udang, ikan, kupang, atau daging sapi dalam pembuatannya, masih menyisakan kandungan protein dan mineral. Asam glutamat merupakan jenis asam amino yang paling dominan ada dalam petis. Sama seperti asam glutamat yang ada pada bubuk penyedap yang mengandung MSG (mono sodium glutamat). Pantas jika sesendok kecil saja petis dalam masakan, mampu menyumbang rasa umami yang sedap.

Tapi, meski kandungan proteinnya cukup tinggi, petis tak bisa dijadikan makanan sumber protein karena hanya dipakai dalam jumlah sedikit dalam masakan.

1 komentar

  1. Jackpot City Casino Site Review | Lucky Club
    Jackpot luckyclub City is an online casino which was founded in 2006 and has been operating since 2008. They are owned by Flutter Entertainment and have been operating since 2008.

    BalasHapus


Top